wajib bagi seorang muslim menjaga agamanya dr sesuatu yg bisa merusak keislamannya,salah satunya yaitu murtad.
Murtad menurut bahasa artinya kembali dr sesuatu ke sesuatu yg lain,dan menurut syara'artinya putus dr islam dg niat,ucapan atau perbuatan yg kufur.Murtad termasuk bagian paling hina dr jenis kekufuran.Murtad ada 3 bagian:yg pertama hati,sprt org islam yg masih sangsi dg adanya Allah,rosul2nya & kitab2nya atau menjadikan yg haram menjadi halal jg sebaliknya yg halal dijadikan haram.
Yg kedua dg perbuatan,seperti menyembah berhala atau matahari yg dulu pernah dilakukan oleh orang2 jahiliyah.Seperti adanya sekarang sesorang rela menyembah wanita demi cinta.
yg ketiga dg ucapan,yg banyak sekali kita takpernah sadar akan hal itu seperti seseorang muslim memanggil muslim yg lain dg panggilan kafir.walaupun ucapan tsb hanya sebatas becanda & Banyak sekali contoh2nya yg kita tak pernah tau bahwa kita telah jatuh dalam kategori murtad.
Seseorang yg telah jatuh dlm murtad wajib kembali ke islam & bertaubat dg melafadzkan dua syahadat dg ber i'tikad(berkeyaqinan) bahwasanya tidak ada Tuhan selain Allah & Nabi Muhammad utusan Allah.dan kita tidak akan pernah mengulangi lagi serta menjaga supaya tidak jatuh dlm murtad lg.Kita wajib mengganti sesuatu perbuatan yg wajib yg pernah kita lakukan pd saat kita murtad sprt sholat & zakat,krn perbuatan tersebut tidak sah ketika kita melakukannya pd saat murtad.
Maka dari itu kita yang dikaruniai oleh Allah sebagai seseorang yang lahir dlm keadaan islam dpt menjaga sebaik2nya walaupun nyawa kitalah yg akan menjadi taruhannya.
pencarian
Senin, 31 Mei 2010
Jumat, 23 April 2010
Bintang jatuh
Bintang jatuh,keyakinan semacam ini msh dianut oleh sebagian masyarakat kita.Sebagian lagi memiliki anggapan sebaliknya.Bintang jatuh,atau ada yg menyebutnya dg bintang beralih adalah pertanda baik,yakni jikalau kita memohon pd sa'at bintang jatuh akan segera terkabulkan,ternyata keyakinan sprt itu telah dilakukan oleh orang jahiliyah sejak dulu.
bintang jatuh/beralih bukan krn seseorang yg mati,seorg yg lahir atau do'a yg bisa dpt terkabulkan akan tetapi Allah ketika memutuskan perkara maka bertasbihlah para malaikat penyangga Arsy,kemudian bertasbihlah para penduduk langit dibawah mereka,hingga suara tasbih tersebut sampai kependuduk langit dunia ini.Kemudian para malaikat yg berada dibawah penyangga Arsy bertanya kpd para penyangga Arsy;''Apakah yg telah di firmankan oleh Rabb kalian?''lalu merekapun mengabarkan tentang apa yang telah di firmankan.Maka sebagian penduduk langit mengabarkan kpd sebagian yg lain sehingga kabar tersebut sampai kelangit dunia,ketika itu jin mencuri dengar tentangnya untuk dikabarkan kpd tuannya(dukun) lalu dia dilempar dg bintang tersebut.maka jika mereka(berhasil mendengar) kemudian mengabarkan sesuai yg didengar maka beritanya benar,akan tetapi mereka suka membuat- buat & menambahkannya.
Allah menciptakan bintang itu untuk 3 hal,yakni sebagai perhiasan langit,sbg penunjuk arah&sebagai pelempar syetan.Bintang itu dilempar kearah syetan yg mencuri di langit.Karna sejak dahulu banyak jin & syetan yg memiliki kontrak kerja dg para dukun yang sibuk mencari informasi dilangit.Adakalanya mereka terkena lemparan tersebut sebelum mendapatkan berita,namun terkadang mereka terkena lemparan bintang setelah mendapatkan informasi & dia sempat mengabarkan jin/syetan yg berada di bawahnya,sehingga berita tersebut sampai ketelinga para dukun.Jangan heran jika terkadang dukun menebak sesuatu dan tebakannya benar.Sebenarnya tebakan yg benar tersebut amat jarang.Bisa dibilang 1:100 hanya saja manusia melebih2kan hal yg janggal sehingga seandainya 5 kali tebakan sang dukun benar maka mereka melupakan 500 kali tebakan yg salah.
Adanya peluang benarnya berita dr dukun tsb tidaklah mengandung pengertian bolehnya kita bertanya,apalagi membenarkan informasi darinya.Andai saja tindakan jin & syetan yg mencuri dengar di langit tsb dianggap benar,tentunya mereka tidak akan dilempar dg bintang.Oleh krn itu hilangkanlah kebiasaan meminta/berdo'a disaat bintang jatuh yg kebanyakan di lakukan oleh sebagian besar para muda mudi di zaman sekarang ini.Yg di anggap akan segera terkabul jikalau meminta disaat bintang jatuh.
bintang jatuh/beralih bukan krn seseorang yg mati,seorg yg lahir atau do'a yg bisa dpt terkabulkan akan tetapi Allah ketika memutuskan perkara maka bertasbihlah para malaikat penyangga Arsy,kemudian bertasbihlah para penduduk langit dibawah mereka,hingga suara tasbih tersebut sampai kependuduk langit dunia ini.Kemudian para malaikat yg berada dibawah penyangga Arsy bertanya kpd para penyangga Arsy;''Apakah yg telah di firmankan oleh Rabb kalian?''lalu merekapun mengabarkan tentang apa yang telah di firmankan.Maka sebagian penduduk langit mengabarkan kpd sebagian yg lain sehingga kabar tersebut sampai kelangit dunia,ketika itu jin mencuri dengar tentangnya untuk dikabarkan kpd tuannya(dukun) lalu dia dilempar dg bintang tersebut.maka jika mereka(berhasil mendengar) kemudian mengabarkan sesuai yg didengar maka beritanya benar,akan tetapi mereka suka membuat- buat & menambahkannya.
Allah menciptakan bintang itu untuk 3 hal,yakni sebagai perhiasan langit,sbg penunjuk arah&sebagai pelempar syetan.Bintang itu dilempar kearah syetan yg mencuri di langit.Karna sejak dahulu banyak jin & syetan yg memiliki kontrak kerja dg para dukun yang sibuk mencari informasi dilangit.Adakalanya mereka terkena lemparan tersebut sebelum mendapatkan berita,namun terkadang mereka terkena lemparan bintang setelah mendapatkan informasi & dia sempat mengabarkan jin/syetan yg berada di bawahnya,sehingga berita tersebut sampai ketelinga para dukun.Jangan heran jika terkadang dukun menebak sesuatu dan tebakannya benar.Sebenarnya tebakan yg benar tersebut amat jarang.Bisa dibilang 1:100 hanya saja manusia melebih2kan hal yg janggal sehingga seandainya 5 kali tebakan sang dukun benar maka mereka melupakan 500 kali tebakan yg salah.
Adanya peluang benarnya berita dr dukun tsb tidaklah mengandung pengertian bolehnya kita bertanya,apalagi membenarkan informasi darinya.Andai saja tindakan jin & syetan yg mencuri dengar di langit tsb dianggap benar,tentunya mereka tidak akan dilempar dg bintang.Oleh krn itu hilangkanlah kebiasaan meminta/berdo'a disaat bintang jatuh yg kebanyakan di lakukan oleh sebagian besar para muda mudi di zaman sekarang ini.Yg di anggap akan segera terkabul jikalau meminta disaat bintang jatuh.
Sabtu, 17 April 2010
KULDESAK
Apakh memang tak ada lagi jalan keluar,sehingga bunuh diri dipilih banyak orang untuk mengakhiri jalan hidup mereka?begitu beratkah beban yang harus ditanggung ditengah persaingan yg makin sengit,atau bumi telah menjadi begitu sempit ,atau bahkan kiamat memang sudah dekat? Wallahua'lam
pertanyaan2 sprt ini mungkin akan sering muncul dikepala kita hari2 ini.Bunuh diri,dg brbgai mcm cara dan latar belakang alasannya,begitu mudah kita temukan di sekitar.Nyaris tiap hari & dg kecenderungan makin meningkat,mgkn saja bisa bertambah tiap tahun.Apapun alasannya,baik krn penyakit,frustasi,stress,tekanan ekonomi,masalah keluarga,tak kuat menahan derita,atau putus cinta,bunuh diri tetap manjadi aktifitas terlarang dlm pndngn Islam.Tapi,bknkh hdp mmg dmkian keras & tak ramah lagi?sdngkn ini adalah kisah manusia2 kalah.''Bagai tersisih dr pertarungan di gelanggang kehidupan''.Ibarat tanaman yg pasti diterpa angin,setiap hamba yg beriman pst menemui mslh dlm khdpnnya.Entah sbg ujian iman,peringatan untuk diambil hikmahnya,ampunan dosa2nya atau penberian pahala atas kesabarannya.Musibah akhirnya mnjd sbuah keniscayaan yg tak bisa di hindari.
Namun,ALLAH tdk akan mamberikan ujian melebihi batas kemampuan hambanya.Sekaligus Dia berjanji akan memberikan bantuan & jalan kluarnya.Dia tak mungkin berlaku dzhalim atau aniaya kpd hamba2Nya.Sebab hal itu bertentangan dg kesempurnaanNya.
Dari sini,mengeluhkan masalah yg kita hadapi apalagi sampai putus asa untk kemudian melakukan bunuh diri adlh perbuatan hamba yg mlampaui batas seolah dia hendak menggugat kputusan Allah yg bagi dirinya. Merasa lbih atau tentang jalan kluar yg harus diambil''. lalu,knapa makin banyak saja manusia yg mnggugat Allah?coba kita renungkan....
Yang prtama adlh ilmu tentang Allah.Sebab nihilnya ma'rifat tentangNya akan mnimbulkan keraguan,hidup trasa berat karna tidak tau harus berbuat apa.Sedang jalankeluar yg ditawarkan dlm ajaran agamanya tertutup oleh kebodohan.Bukankah manusia yang tak memiliki apa2 tidak akan bisa mmbri apa2?ter masuk cara menyikapi masalah kehidupan sehingga bagi mrka,memang tidak ada pilihan lain.
Yang kedua soal maksiat,tumpukan dosa2 membuat hati hamba mnjadi gelap.Menutupi akal sehatnya hingga mlakukan perbuatan2 bodoh yg menghancurkan diri sendiri.ironisnya banyak yg sebenarnya mnjalaninya dg sadar.Namun mereka tidak sabar menempuh jalan keluarnya yg sering tampak menyakitkan & melelahkan.Sedang keinginan dalam pikiran mereka hanya satu menghindari & menyingkirkan masalah itu sesegera mungkin krn mrk sdh tak tahan lagi.Sementara seluruh pintu2 keluar telah tertutup sehingga sudah tidak ada harapan untuk keluar lagi.Dlm setiap musibah ada pilihan2 bagi yg mengetahuinya.Hal yg akan mendorong setiap hamba brsungguh2 dlm beramal,agar dia bisa memilih tindakan yg terbaik yg harus diambil.Semua ini akan melahirkan kenikmata n dalam berkhidmat kpd Allah.Yaitu setiap kali kita mengetahui buah & akibat yg baik dr setiap pilihan tindakan yg tepat.Sebab,betapa banyak kebaikan yg diproleh dr keburukan & betapa banyak manfa'at diperoleh dr bahaya.
Terakhir jangan lupa berdo'a kepadaNya, sebab Dialah sang penolong sejati bagi smua hambaNya.
pertanyaan2 sprt ini mungkin akan sering muncul dikepala kita hari2 ini.Bunuh diri,dg brbgai mcm cara dan latar belakang alasannya,begitu mudah kita temukan di sekitar.Nyaris tiap hari & dg kecenderungan makin meningkat,mgkn saja bisa bertambah tiap tahun.Apapun alasannya,baik krn penyakit,frustasi,stress,tekanan ekonomi,masalah keluarga,tak kuat menahan derita,atau putus cinta,bunuh diri tetap manjadi aktifitas terlarang dlm pndngn Islam.Tapi,bknkh hdp mmg dmkian keras & tak ramah lagi?sdngkn ini adalah kisah manusia2 kalah.''Bagai tersisih dr pertarungan di gelanggang kehidupan''.Ibarat tanaman yg pasti diterpa angin,setiap hamba yg beriman pst menemui mslh dlm khdpnnya.Entah sbg ujian iman,peringatan untuk diambil hikmahnya,ampunan dosa2nya atau penberian pahala atas kesabarannya.Musibah akhirnya mnjd sbuah keniscayaan yg tak bisa di hindari.
Namun,ALLAH tdk akan mamberikan ujian melebihi batas kemampuan hambanya.Sekaligus Dia berjanji akan memberikan bantuan & jalan kluarnya.Dia tak mungkin berlaku dzhalim atau aniaya kpd hamba2Nya.Sebab hal itu bertentangan dg kesempurnaanNya.
Dari sini,mengeluhkan masalah yg kita hadapi apalagi sampai putus asa untk kemudian melakukan bunuh diri adlh perbuatan hamba yg mlampaui batas seolah dia hendak menggugat kputusan Allah yg bagi dirinya. Merasa lbih atau tentang jalan kluar yg harus diambil''. lalu,knapa makin banyak saja manusia yg mnggugat Allah?coba kita renungkan....
Yang prtama adlh ilmu tentang Allah.Sebab nihilnya ma'rifat tentangNya akan mnimbulkan keraguan,hidup trasa berat karna tidak tau harus berbuat apa.Sedang jalankeluar yg ditawarkan dlm ajaran agamanya tertutup oleh kebodohan.Bukankah manusia yang tak memiliki apa2 tidak akan bisa mmbri apa2?ter masuk cara menyikapi masalah kehidupan sehingga bagi mrka,memang tidak ada pilihan lain.
Yang kedua soal maksiat,tumpukan dosa2 membuat hati hamba mnjadi gelap.Menutupi akal sehatnya hingga mlakukan perbuatan2 bodoh yg menghancurkan diri sendiri.ironisnya banyak yg sebenarnya mnjalaninya dg sadar.Namun mereka tidak sabar menempuh jalan keluarnya yg sering tampak menyakitkan & melelahkan.Sedang keinginan dalam pikiran mereka hanya satu menghindari & menyingkirkan masalah itu sesegera mungkin krn mrk sdh tak tahan lagi.Sementara seluruh pintu2 keluar telah tertutup sehingga sudah tidak ada harapan untuk keluar lagi.Dlm setiap musibah ada pilihan2 bagi yg mengetahuinya.Hal yg akan mendorong setiap hamba brsungguh2 dlm beramal,agar dia bisa memilih tindakan yg terbaik yg harus diambil.Semua ini akan melahirkan kenikmata n dalam berkhidmat kpd Allah.Yaitu setiap kali kita mengetahui buah & akibat yg baik dr setiap pilihan tindakan yg tepat.Sebab,betapa banyak kebaikan yg diproleh dr keburukan & betapa banyak manfa'at diperoleh dr bahaya.
Terakhir jangan lupa berdo'a kepadaNya, sebab Dialah sang penolong sejati bagi smua hambaNya.
Jumat, 02 April 2010
cinta sejati
Cinta,apapun devinisinya yang jelas cinta yang sejati,cinta yang abadi dan cinta yang hakiki hanyalah cinta kepada ALLAH semata takakan ada yang bisa mengalahkan dari cinta apapun.
sering kali kita mendengarkan,melihat bahkan mengalami dalam diri kita sendiri tentang ungkapan cinta,perasaan cinta yang salah dlm kehidupan ini seperti terhadap adanya cinta kita kepada lawan jenis atau cinta terhadap sebuah benda yang sudah meluas bahkan sudah menjadi adat dalam hati kita ini .jangan sampai kita menutup mata dan mematikan mesin kerja otak dalam otak kita bahwasanya itu semua adalah cinta majazi cinta yang bukan sebenarnya cinta, hanya perasaan suka dan nafsu duniawi belaka yang bisa merubah warna putih menjadi hitam.
kita sebagai manusia biasa, tak bisa membunuh dan memusnahkan adanya nafsu duniawi (cinta majazi) tp kita dapat mencegahnya dg cara mengurangi kadar dosisnya contoh saja ketika kita cinta kpd lawan jenis ,daripada kita menjalani proses cinta itu dg pacaran yang bisa menjerumuskan kita pd perzinaan kita dapat mengurangi kadar dosisnya dg cara kita pacaran sesudah menikah atau cinta terhadap suatu benda,katakanlah benda itu adalah uang,daripd kita cinta uang dg cara menumpuk2nya yg membuat kita tidak sempat atau lalai untuk sujud kpd penguasa alam,kita bisa menguranginya dg cara membutuhkan uang dg seperlunya saja ,memang kehidupan sekarang ini kita membutuhkan uang untuk hidup tp bukan hidup untuk uang.pendek kata,kita boleh2saja menanamkan cinta majazi itu dlm kehidupan ini tp jangan sampai cinta itu menggeser atau mengganti tempatnya cinta hakiki di dalam hati ini yaitu cinta kpd Allah.
sering kali kita mendengarkan,melihat bahkan mengalami dalam diri kita sendiri tentang ungkapan cinta,perasaan cinta yang salah dlm kehidupan ini seperti terhadap adanya cinta kita kepada lawan jenis atau cinta terhadap sebuah benda yang sudah meluas bahkan sudah menjadi adat dalam hati kita ini .jangan sampai kita menutup mata dan mematikan mesin kerja otak dalam otak kita bahwasanya itu semua adalah cinta majazi cinta yang bukan sebenarnya cinta, hanya perasaan suka dan nafsu duniawi belaka yang bisa merubah warna putih menjadi hitam.
kita sebagai manusia biasa, tak bisa membunuh dan memusnahkan adanya nafsu duniawi (cinta majazi) tp kita dapat mencegahnya dg cara mengurangi kadar dosisnya contoh saja ketika kita cinta kpd lawan jenis ,daripada kita menjalani proses cinta itu dg pacaran yang bisa menjerumuskan kita pd perzinaan kita dapat mengurangi kadar dosisnya dg cara kita pacaran sesudah menikah atau cinta terhadap suatu benda,katakanlah benda itu adalah uang,daripd kita cinta uang dg cara menumpuk2nya yg membuat kita tidak sempat atau lalai untuk sujud kpd penguasa alam,kita bisa menguranginya dg cara membutuhkan uang dg seperlunya saja ,memang kehidupan sekarang ini kita membutuhkan uang untuk hidup tp bukan hidup untuk uang.pendek kata,kita boleh2saja menanamkan cinta majazi itu dlm kehidupan ini tp jangan sampai cinta itu menggeser atau mengganti tempatnya cinta hakiki di dalam hati ini yaitu cinta kpd Allah.
Langganan:
Postingan (Atom)